Saya sudah menjalankan apa yang dinamakan bekerja keras.
Dengan keadaan seperti saya yang bersyukur, ikhlas, dan sudah
bekerja keras, namun kok tetap tidak kaya ?
JAWABAN ke 1 :
"Kalau anda sudah bekerja keras, tetapi masih juga merasa
tidak menghasilkan, coba anda tanyakan pada diri anda sendiri, apakah
kerja keras yang anda lakukan itu sudah sesuai dengan rencana yang akan anda
hasilkan ?"
JAWABAN ke 2 :
Coba kita introspeksi diri, sebenarnya kerja keras kita ini
tergolong yang bagaimana ?
Di lingkungan kerja memang kita sibuk bekerja keras, tapi bisa
jadi bahwa sebenarnya kerja keras yang kita lakukan itu termasuk salah satu di
bawah ini.
kerja keras "ngomongin orang",
kerja keras "yang tidak sistematis",
kerja keras "yang mikirin kepentingan sendiri",
kerja keras "mencari kegiatan2 yang mubazir",
kerja keras "mencari-cari kesalahan orang"
kerja keras "agar dianggap orang lain kita telah bekerja
keras" … dsb.
Bisa jadi sebenarnya tanpa kita sadari, kitapun termasuk
diantara pekerja keras yg di atas itu.
Jadi coba meng-evaluasi diri kita sendiri, benarkah kita telah
bekerja keras ?
JAWABAN ke 3 :
Jangan2 kerja keras yang anda lakukan adalah :
"KERJA KERAS untuk Tidak Melakukan Apa pun" ...
yang otomatis menjadi "BERHASIL tidak melakukan apa
pun" Yang
dimaksud "tidak melakukan apa pun" adalah tidak
berusaha melakukan pengembangan diri terhadap yang dikerjakannya, sehingga
nilai tambah ke diri kita relatif tidak ada.
Nilai tambah itu bisa berupa kebiasaan yang lebih baik, syukur2
target2 menjadi lebih baik, dsb.
Yang lebih berbahaya adalah bisa jadi anda sebenarnya tidak
melakukan apa2 tapi sudah merasa kerja keras.
Ada baiknya menggunakan terapi diri dengan menghadap cermin, tanyakan
pada diri anda melalui cermin : "Sebenarnya apa sih yang sudah anda
lakukan ?!"
JAWABAN ke 4 :
Kalau ada orang yang secara fisik (plus pikiran sadar) bekerja
sangat keras, tetapi secara finansial tidak mendapat banyak, maka itu
menunjukkan bahwa MINDSET-nya memang tidak ingin
kaya.
Untuk jelasnya ada tiga kondisi di bawah ini yg
membuatnya menjadi tidak kaya
Kondisi A :
Memang mindsetnya sudah demikian (tidak kaya), dan memang tidak
mau untuk mengubah (mengembangkan) mindsetnya.
Yang sangat dominan pada mindset seseorang adalah
"PERASAAN"-nya (HATI-nya).
Jadi walau pun pikirannya ingin kaya, namun kalau hatinya tidak
ingin kaya, tapi HANYA ingin bahagia dan sehat lahir bathin. Maka kerja keras yg
dilakukannya cenderung menghasilkan hidup yang tidak kaya, namun bahagia dan
sehat lahir bathin, tidak masalah dan tetap wajib
disyukuri hidup yg demikian.
Kondisi B :
Cita-cita sesungguhnya ingin kaya “saja”, bukan ingin bermanfaat
bagi orang banyak. Jadi hanya ingin kaya untuk dirinya sendiri.
Cita-cita seperti ini sangat sulit terwujud,
walau pun sudah bekerja keras. Karena"KEKAYAAN
(HARTA) itu hanya SEBUAH ALAT" untuk mencapai TUJUAN MULIA yaitu
"BERMANFAAT bagi orang lain (orang banyak)".
Seandainya cita2 anda seperti ini, yaitu ingin kaya "saja". Maka
segera diubah cita2 tsb, yaitu menjadi "INGIN BERMANFAAT BAGI ORANG
BANYAK".
Dan selanjutnya setiap anda bekerja keras, orientasi dan
sasarannya selalu ke arah berusaha agar yang anda kerjakan itu bermanfaat
(membantu) orang lain (orang banyak). Maka otomatis anda akan diberi
"alat" oleh Yang Maha Memberi Kekayaan
(Al-Mughnii), sedemikian rupa sehingga anda dapat mencapai tujuannya. Alat tersebut pada umumnya
adalah "HARTA yang BERLEBIH". Karena praktis dengan harta yg
berlebih, akan semakin banyak yg dapat dilakukan untuk membantu banyak orang
(bermanfaat bagi banyak orang).
Kondisi C :
Cita-citanya ingin kaya, namun dalam praktek sehari-harinya
tidak sesuai dengan keinginan tersebut.
Misalkan kurang dermawan (alias pelit).
Hal ini sama saja dengan “pikirannya”
ingin kaya, namun "MINDSET-nya" ingin miskin.
Membiasakan diri tidak dermawan (pelit), akan membentuk perasaan
bahwa "HARTA KITA SEDIKIT", artinya kita "TIDAK KELEBIHAN
HARTA". Otomatis ini akan membentuk "MINDSET tidak kelebihan harta
(Mindset tidak kaya)". Yang tentu saja mindset tidak kaya inilah yang akan
membawa diri anda untuk menjadi tidak kaya, bahkan miskin. Walau
pun telah bekerja keras, namun setiap kerja keras itu akan diarahkan oleh
mindset kita untuk tidak menghasilkan harta yg berlebih.
Membiasakan diri untuk dermawan (suka memberi dng ikhlas), akan mendorong kita untuk merasakan
bahwa kita "seolah-olah kelebihan" harta. Dan ini
akan membentuk "MINDSET kelebihan harta (Mindset Kaya)".
Yang tentu saja mindset kaya inilah yang akan membawa diri anda untuk menjadi
kaya. Jadi disadari atau pun tidak, otomatis kerja keras anda akan
"digiring" oleh mindset anda sedemikian rupa sehingga anda menjadi
kelebihan harta (kaya).
0 komentar